Dipicu Satu Ucapan, Fanny Kondoh Menangis Takut Film Karya Denny Sumargo Kena Cancel Culture
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dipicu satu ucapan, Fanny Kondoh menangis dan takut film karya Denny Sumargo kena cancel culture.
Sosok selebgram Fanny Kondoh belakangan menuai kritik pedas dari netizen.
Ia diketahui merupakan sosok di balik cerita yang jadi inspirasi Film Baby Udon, garapan Denny Sumargo.
Film yang diproduseri Denny Sumargo itu diangkat dari kisah kehidupan Fanny Kondoh bersama mendiang suaminya, Hajime.
Meski awalnya senang dan tersentuh kisahnya diangkat ke layar lebar, namun kini Fanny merasakan suatu kekhawatiran besar.
Ia takut, Film Baby Udon justru menjadi sasaran cancel culture.
Hal ini diutarakan Fanny saat jadi tamu di podcast Youtube yang dipandu Melaney Ricardo.
Fanny menceritakan awal mula dirinya menjadi sasaran hujatan di tengah proses promosi film tersebut.
Salah satu hujatan muncul buntut ucapan Fanny yang mengaku takut jatuh cinta dengan Denny Sumargo selama menemani proses pembuatan film tersebut.
Banyaknya hujatan yang didapatkannya itu membuat Fanny Kondoh tak kuasa menahan air mata.
Dalam kesempatan itu, wanita bernama asli Sherly Fanny Kondoh ini mengaku, takut film Baby Udon jadi sasaran cancel culture.
Cancel culture adalah fenomena sosial di mana seseorang atau entitas diboikot, dikritik massal, atau dikucilkan karena ucapan atau tindakan yang dianggap salah.
"Aku nggak nyangka satu kesalahan besar ini bisa berdampak segitu nih. Dan aku takut kena cancel culture ke filmnya," ungkap Fanny Kondoh, dikutip Minggu (13/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Fanny sempat menceritakan peranan besar Denny Sumargo alias Densu baik sebagai produser dan pemeran Hajime dalam film tersebut.
Dikatakan oleh Fanny, suami Olivia Allan ini begtu totalitas melakukan promosi film bahkan saat keadaannya kurang sehat sekali pun.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

